Syarat dan Cara Terbaru Mengurus Akta Kelahiran Lengkap

Akta Kelahiran adalah dokumen pencatatan peristiwa dan status kelahiran seseorang di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang selanjutnya disingkat DISDUKCAPIL. Akta kelahiran ini didaftarkan oleh orang tua anak atau diwakilkan kepada seseorang yang sudah diberi kuasa oleh orang tua dari anak yang dilahirkan.

Dalam akta kelahiran akan tercantum sebuah informasi kelahiran yaitu; tempat dan tanggal kelahiran, nama anak yang dilahirkan, lahir yang ke-berapa, jenis kelamin juga nama ayah dan ibu yang ditandatangani oleh ketua DISDUKCAPIL di wilayah tersebut.

Penduduk Indonesia diwajibkan melaporkan kelahiran kurang dari 30 hari (di Kecamatan) dan 60 (di DISDUKCAPIL). Adapun biaya mengurus akta kelahiran adalah GRATIS, namun jika pelaporan lebih dari waktu yang sudah ditentukan tersebut akan dikenakan denda Rp50.000 di Kecamatan dan Rp50.000 di DISDUKCAPIL. Jadi total denda keterlambatan 60 hari sebesar Rp100.000.

Oleh karena itu diharapkan kepada seluruh penduduk Indonesia untuk segera mendaftarkan atau melaporkan anaknya yang baru lahir agar tidak mendapat denda. Karena pada dasarnya proses pembuatan akta kelahiran tanpa dipungut biaya sedikitpun.

cara mengurus akta kelahiran

Sebelum mengurus akta kelahiran sebaiknya anda mengerti persyaratan apa saja yang harus dipenuhi agar bisa dengan mudah dan cepat dalam pembuatannya. Berikut ini saya jelaskan syarat dan cara mengurus akta kelahiran sampai dengan selesai.

Syarat Mengurus Akta Kelahiran

  1. Surat keterangan kelahiran dari dokter bidan atau penolong kelahiran.
  2. Photo copy surat nikah atau akta perkawinan orang tua.
  3. Photo copy KTP kedua orang tua.
  4. KK asli kedua orang tua (untuk perubahan pembuatan KK baru)
  5. Photo copy KTP 2 orang saksi.

Jika persyaratan diatas sudah terpenuhi, silahkan masukkan kedalam map agar tidak tercecer. Dan selanjutnya ikuti prosedur atau cara mengurus akta kelahiran berikut ini.

Cara Mengurus atau Membuat Akta Kelahiran

  1. Lengkapi semua persyaratan yang sudah tercantum diatas.
  2. Lalu meminta surat pengantar dari RT atau RW.
  3. Kemudian semua persyaratan dan surat pengantar dari RT dibawa ke kantor balai desa untuk mendapatkan “Formulir Surat Keterangan Kelahiran F2.01” dan keterangan perubahan KK.
  4. Tahap selanjutnya, bawa semua berkas ke kantor kecamatan untuk pembuatan KK baru dan pengecekan semua persyaratan.
  5. Jika sudah mendapatkan KK baru, bawa semua berkas ke kantor DISDUKCAPIL.
  6. Silahkan meminta tanda tangan kepala DISDUKCAPIL untuk KK yang baru pada bagian pelayanan.
  7. Setelah tertanda tangani, silahkan  photo copy KK tersebut untuk dilampirkan dengan berkas yang lainnya.
  8. Sampai disini semua persyaratan sudah lengkap (Formulir F2.01 dari desa, surat keterangan kelahiran dari bidan, photo copy surat nikah, photo copy KTP dan KK terbaru kedua orang tua dan photo copy KTP 2 orang saksi).
  9. Silahkan mengambil nomor antrin dan tunggu sampai dipanggil.

Sampai disini semua proses dan tahapan pembuatan akta kelahiran baru sudah selesai. Biasanya tidak langsung jadi, nanti pelapor akan diberi kartu pengambilan sesuai dengan tanggal yang ditentukan.

Cara Mengurus Akta Kelahiran Terlambat (Lebih dari 60 Hari)

Diatas sudah saya jelaskan secara detail proses pembuatan akta baru, sekarang muncul pertanyaan apakah prosesnya sama dalam mengurus akta kelahiran baru dan terlambat? Jawabannya adalah SAMA.

Yang membedakan adalah mendapat denda dan meminta formulir “Berita acara verifikasi dan validasi data pelaporan akta kelahiran yang melampaui batas waktu 60 hari sejak tanggal kelahiran” di kantor DISDUKCAPIL,¬† silahkan minta formulir pada petugas atau bertanya langsung kepada satpam agar diarahkan.

Jika sudah mendapatkan formulir keterlambatan tersebut nanti akan diarahkan untuk verifikasi dan membayar denda yang sudah ditentukan. Kalau akta kelahiran tidak langsung jadi maka akan diberi kartu pengambilan.

Cara Mewakilkan Mengurus Akta Kelahiran

Menurut persyaratan yang ada, pelapor pencatatan akta kelahiran atau mengurus akta kelahiran adalah salah satu dari anggota keluarga yang tertera di KK (kartu keluarga). Namun jika semua berhalangan, maka bisa diwakilkan kepada orang yang bisa dipercaya.

Adapun persyatannya yaitu dengan membuatkan surat kuasa dengan materai 6.000 yang ditanda tangani oleh kedua pihak (yang memberi kuasa dan yang diberi kuasa). Contoh surat kuasa seperti gambar dibawah ini:

contoh surat kuasa mengurus akta kelahiran

Untuk persyaratan lainnya sama dengan cara mengurus seperti yang sudah saya jelaskan diatas.

Demikian cara, syarat dan biaya mengurus pencatatan akta kelahiran sesuai dengan peraturan yang sudah berlaku. Harap semua persyaran dan prosedurnya dijalankan dengan baik agar cepat mendapatkan akta kelahiran.

Kalau masih ada yang ditanyakan, jangan segan untuk bertanya melalui kolom komentar atau melalui halaman kontak yang sudah disediakan.

Leave a Reply